Selasa, 07 November 2017

Puisi Kita

cahayaku
goresan pena : Iqbal Muhammad

dalam keheningan aku buta
dalam kebisingan aku rungu
aku yang serba salah dalam duka 
seperti hilang dalam sayap-sayap yang patah

aku yang berada di dalam masa kegelapan
bertindak bagai budak dalam kandang
meronta, tapi tau bakal di siksa
melolong , tapi tau tak ada yang menolong..

di puncak rasa frustasi ku,kau hadir...
hadir dalam kehidupanku..
hadir dalam membenahi takdirku...
hadir dalam menerangi jalanku..

kini ku tak sendiri...
kini aku tak berada dalam keheningan ..
juga tidak pada keramaian..
aku hanya punya kau , kau seorang yang memecah keheninganku...
aku hanya punya kau, kau seorang yang menjauhkanku dari keramaian..

wahai kekasih...
jalanku kini tak lagi terhalang..
gelapku perlahan bercahaya terang

tersenyum?

hahahha

kali ini aku mempunyai senyum tawa dalam bibir tipis ini
kehidupan ku yang gelap gulita selama ini yang hanya bercahayankan embun-embun pagi..
kini sudah tak lagi..
sejak ku mengenalmu...

Cahayaku...

Selasa, 22 Agustus 2017

rabirin

Labirin

karya : Iqbal Muhammad

tapakku berjalan menyusuri tiap-tiap langkah 
entah itu menuju titik tengah atau pun titik buntu
pikiranku selalu menyuruhku untuk terus berjalan
entah itu benar ntah itu salah

aku tersesat dan menemukan jalan buntu
dan aku masih bisa putar arah
aku berjalan lagi dan menemukan sedikit jalan terang
tapi aku masih berujung buntu

aku yang berada dalam labirin kehidupan
hanya berjalan tanpa arah dan menggunakan insting konyol
tak peduli apa itu jalan yang benar apa itu jalan yang salah

aku hanya bisa berdoa kepada yang maha Kuasa 
agar aku bisa menemukan jalan tujuanku 
aku yang bodoh hanya berjalan menuju jalan buntu
hanya Dia-lah yang dapat mengarahkanku

aku labil..
aku goncang...
aku remaja...
aku adalah tanah gambut itu...