Menujuk
Puncak Kontroversi
Karya:Iqbal
Muhammad
Mungkin jarak otak dan
hatiku cukup berjauhan.
Mungkin komunikasi
otakku kurang terhadap hatiku.
Atau mungkin mereka
belum pernah bertemu sama sekali
Sehingga jalan mereka
tidak pernah searah dan saling berlawanan..
Otak, kau sangat cerdas
dengan banyak mengingat sesuai kemampuan.
Tapi kau tak tahu mana
itu hal baik,mana itu hal buruk.
Oh hatiku, kau sangat
lembut dan tau mana baik,mana buruk.
Tapi kau tak cukup
cerdas untuk melaksanakan hal baik itu..
Bingung..
Yak, mungkin istilah
itu yang tepat untukku.
Ku kelilingi dunia
mencari cara untuk mempertemukan mereak berdua.
Terkadang kutemukan
caranya.
Tak lama cara itu
kurang ampuh dan menyebabkan mereka saling membenci..
Tahun demi tahun..
Dosa demi dosa..
Kesamaan lokasi yang
tak mengizinkan mereka bersama!
Sungguh ironi di atas
ironi.
Hatiku sudah berjalan kea
rah cahaya putih.
Otakku yang mengatur
tubuh menuju kegelapan.
Sampai kapan…!!?
Sampai kapan…!!!?
Sampai kapan akan terus
begini..?
Tubuhku yang terikat
menuju puncak kontroversi..////