VISI Support News
Menjadi stasiun televisi unggulan yang memberikan kontribusi terhadap pembangunan dan pencerdasan kehidupan bangsa. |
|
MISI Support News
Membangun Support News sebagai jaringan stasiun televisi swasta terkemuka di Indonesia dengan :
Vice Director : Aldiansyah Redaksi : Rahman Hutagalung Marketing : Abar Alamsyah |
Minggu, 25 Mei 2014
Supported news
Sabtu, 17 Mei 2014
Artikel Islam 2
Tema:
Bersekdekah
Judul
: Kemudahan sedekah yang sulit dilakukan
Penulis
: M.Iqbal Fadillah
Di dalam agama Islam, Allah
memrintahkan semua umat Muslim untuk melaksanakan semua apa yang diperintahkan
oleh-Nya dan menjauhkan segala apa yang dilarangnya. Mengucap dua kalimat syahadat dan
menerima bahwa Allah itu tunggal dan Nabi Muhammad s.a.w itu rasul
Allah,menunaikan salat lima kali sehari.,mengeluarkan zakat berpuasa pada bulan
Ramadhan ,menunaikan haji bagi mereka yang mampu.
Seperti
yang kita ketahui bahwasannya salah satu rukun Islam yaitu bersedekah , dan
bersedekah itu hukumnya wajib. Setiap harta bagi umat muslim yang mampu , ada
sebagian hak milik orang yang miskin atau yang membutuhkan. Apabila kita lalai
dalam bersedekah , itu sama halnya kita memakan harta orang miskin dan
sesungguhnya Allah maha pemberi rezeki dan Allah juga yang dapat mengambilnya
kapan pun Allah mau. Di dalam hukum bersedekah tidak lah wajib setiap hari ,
sedekah wajib itu setahun sekali saat zakat fitrah ataupun zakat pada bulan
Ramadhan.
Manfaat
bersedekah itu bukan hanya melepaskan kewajiban saja , akan tetapi manfaat
bersedekah itu sangat besar. Saat bersedekah terutama pada pagi hari atau subuh
sesudah salat subuh di mesjid , langkah untuk melewatkan hari-hari itu insya
Allah akan dimudahkan oleh Allah. Kemudian jika kita bersedekah , Allah akan
mengganti berkali-kali lipat apa yang kita sedekahkan , jika kita tidak
menerima di dunia , maka Allah akan menggantinya di Akhirat saat pertimbangan
amal baik dan terkadang kita tidak merasakan bahwa Allah sudah mengganti apa
yang kita sedekahkan , karena kurangnya ingatan kepada Allah dan kuranganya
rasa syukur kita kepada Allah sehingga rezeki yang kita dapat pada saa itu
hanyalah hasil dari kerja kita atau kebaikan orang lain dan bukan dari Allah.
Manusia adalah perantara untuk Allah menyampaikan atau memberikan sesuatu .
Jadi, apabila kita mendapatkan rezeki atau apapun yang diberikan kepada kita
dari orang lain , ketahuilah bahwasannya itu semua berasal dari Allah SWT ,
bukan dari manusia itu karena manusia adalah hanya perantara saja. Dan manfaat
sedekah yang lainnya yaitu beban hidup kita rasanya dipikul oleh mereka yang
menerima sedekah , apabila memiliki masalah dan mempunyai beban hidup yang
berlebihan , beban itu juga akan dipikul oleh mereka dengan cara yang
berbeda-beda , Allah akan memberikan jalan bagaimana mereka untuk membantu kita
, salah satunya saat tiba-tiba saja kita berada dibawah , karena kehidupan ini
hanyalah fan dan tidak abadi serta seperti roda yang berputar dimana terkadang
kita berada di atas dana terkadang kita berada dibawah , sementara kita tidak
mengetahui kapan waktunya kita untuk berada di bawah. Dan saat kita tiba-tiba
berada di bawah, disitulah mereka yang menerima sedekah dari kita yang mungkin
mereka sudah berada di atas kita dan sebaliknya mereka yang membantu utuk kita
bangkit dari keterpurukan. Contoh lainnya apabila kita tiba-tiba mengalami
kesusahan dana orang yang menerima sedekah dari kita itu juga tetap berada di
bawah , setidaknya dia akan mendoakan kita untuk bangkit dan kita juga
mendoakannya juga , sehingga kita merasa ada yang peduli saat kita berada di
bawah , sama halnya dengan mereka saat di bawah dengan perasaan ingin
dipedulikan dengan orang yang berada di atas mereka.
Berdekah
itu sungguh berat walaupun manfaatnya sangat banyak dan tidak ada
kemudharatannya. Karena tidak ada syaitan yang mengizinkan manusia untuk
berbuat kebaikan dan mengerjakan amal saleh . seperti yang tertera dalam
Al-quran surah Al hijr :15 : 39 :
قَالَ
رَبِّ بِمَا أَغْوَيْتَنِي لَأُزَيِّنَنَّ لَهُمْ فِي الْأَرْضِ وَلَأُغْوِيَنَّهُمْ
أَجْمَعِينَ
Iblis berkata: "Ya Tuhanku, oleh sebab Engkau telah memutuskan bahwa
aku sesat, pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik (perbuatan maksiat)
di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya,
Dalam
ayat di atas menunjukkan bahwa sampai kapan pun setan tidak akan membiarkan
manusia dan seluruh keturunan Adam beribadah kepada Allah , karena itu
memanglah sudah janjinya kepada Allah dan Allah sudah mengizinkan akan hal itu
, setan sudah memiliki SIM (surat izin menggoda) . Akan tetapi satu-satunya
cara untuk kita bisa selamat dari godaan syaitan adalah dengan cara ikut dalam
jalan Allah karena Allah akan menjaga kita yang beramal soleh.
Jangan lah takut
untuk memulai sedekah , karena jika tidak dimulai maka tidak akan ada hasil ,
dalam bersedekah jangan sampai iklas baru mau memulainya , akan tetapi latihlah
bersedekah setiap hari walau itu berat dan tidak ikhlas , akan tetapi jika
setiap hari hari kita melakukannya maka tanpa kita sadari bersedekah itu akan
menjadi iklas dan bahkan jika lebih sering lagi maka bersedekah akan menjadi
suatu kebutuhan dan apabila kita tidak bersedekah di hari itu maka kita akan
merasa ada yang kurang dalam melakukan sesuatu , bersedekahlah dimulai dari
sekarang karena sedekah tidak akan mengurangi harta seperti sabda Rasulullah :
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
“Sedekah itu tidak akan mengurangi harta. Tidak ada
orang yang memberi maaf kepada orang lain, melainkan Allah akan menambah
kemuliaannya. Dan tidak ada orang yang rendah hati karena Allah, melainkan Allah
akan mengangkat derajatnya.”(HR.Muslim:4689).
Rasulullah sudah
mengatakan untuk bersedekah karena hal itu tidak akan membuat kita miskin dan
Allah juga berjanji , jadi tunggu apalagi untuk bersedekah , jangan sampai
tunggu kaya , jangan sampai tunggu ikhlas , jangan sampai tunggu ada kesulitan
di depan mata baru mau bersedekah.
Bersedekah itu
adalah hal yang paling mudah di pikirkan dan paling sulit dilakukan akan tetepi
berusahalah untuk kita semua agar medapatkan rahmat dari
Allah. Allah sangat menyukai orang-orang yang bersedekah dan tidak pelit. Kesulitan bersedekah itu kita sendiri yang membuatnya , karena perasaan dalam hati yang tidak terbiasa berbagi kepada orang lain maka sulit untuk kita bersedekah, perbaiki hati dengan banyak istighfar kepada Allah dan mengerjakan semua amalan yang baik terutama rukun-rukun Islam dan rukun-rukun iman , maka hati akan bersih dan tidak ternoda sehingga apapun pekerjaan yang kita lakukan akan dilindungi oleh Allah SWT , jadi kita tidak perlu takut lagi tergoda oleh syaitan karena kita sudah dilindungi Allah , apabila hati kita sudah bersih dari noda , maka untuk mengerjakan amalan baik pun dengan senang hati kita mengerjakannya , seperti bersedekah pun akan menjadi sebuah kebutuhan sehari-hari kita untuk melakukannya.
Allah. Allah sangat menyukai orang-orang yang bersedekah dan tidak pelit. Kesulitan bersedekah itu kita sendiri yang membuatnya , karena perasaan dalam hati yang tidak terbiasa berbagi kepada orang lain maka sulit untuk kita bersedekah, perbaiki hati dengan banyak istighfar kepada Allah dan mengerjakan semua amalan yang baik terutama rukun-rukun Islam dan rukun-rukun iman , maka hati akan bersih dan tidak ternoda sehingga apapun pekerjaan yang kita lakukan akan dilindungi oleh Allah SWT , jadi kita tidak perlu takut lagi tergoda oleh syaitan karena kita sudah dilindungi Allah , apabila hati kita sudah bersih dari noda , maka untuk mengerjakan amalan baik pun dengan senang hati kita mengerjakannya , seperti bersedekah pun akan menjadi sebuah kebutuhan sehari-hari kita untuk melakukannya.
Sedekah itu membahagiakan. Siapakah yang dimaksud?
Tentu saja yang bersedekah, sebab selain ia telah mendapatkan kesempatan
mengenyam surga Allah, kebahagiaan pula bisa melihat senyum orang-orang yang
mendapat sedekah. Tak hanya itu, sedekah masih memberikan banyak manfaat bagi
pelakunya, antara lain dilipatgandakannya harta kita, dijauhkan dari bahaya,
diberikan kesehatan, dan tentu saja menenangkan jiwa. Adakah yang tak
menginginkan kebahagiaan seperti itu? Sungguh, khasiat sedekah hanya satu bagi penerima.
Namun terdapat jutaan khasiat yang diperoleh bagi pelakunya. Maka, bersegeralah
meraihnya. InsyaAllah , Allah
akan memberikan kenikmatan tiada tanding kepada kita semua dan dan InsyaAllah,
Allah akan memberikan kita kesempatan untuk bersedekah dan bukan sebaliknya
yaitu menerima sedekah.amin amin ya rabbal’alamin.
Senin, 12 Mei 2014
artikel islam
Sumpah
dan Demi Allah Hanyalah Tinggal Formalitas Masuk Kerja
Penulis
: M.Iqbal Fadillah
Manusia adalah makhluk ciptaan Allah
yang paling sempurna dan manusia telah menjadi khalifah di muka bumi ini ,
sampai gunung dan langit pun tidak sanggup menanggung beban tersebut.
Ada pun riwayat pada zaman Nabi
Muhammad , seseorang haruslah berkata jujur terhadap semua makhluk Allah ,
termasuk kepada hewan sekalipun khususnya manusia. Terutama untuk menjadi
seorang pemimpin , dilarang baginya untuk berbohong sepatah kata atau pun
perbuatan, kecuali bohong itu diperlukan dan itu menyangkut nyawa seseorang.
Kita tinjau pada zaman akhir saat
ini , kejujuran hampir punah seiring berkembangnya zaman, kita lihat saja dalam
halnya seorang pemimpin atau pun calon pemimpin, saat sebelum mencalonkan
mereka berjanji , bahkan dengan mengubur dalam-dalam harga diri sebagai umat
muslim utnuk mengatakan sumpah bahwasannya jika mereka terpilih , mereka akan
melakukan sesuai dengan apa yang mereka janjikan , akan tetapi nyatanya
berbanding terbalik , para wakil-wakil rakyat khususnya , mereka bukan hanya
tidak menepati janji mereka melainkan mereka melupakan kepada siapa dia
berjanji saat mencalonkan diri .
Sama halnya dengan pemimpin ,
sebelum mereka di lantik dalam untuk dinobatkan jabatan yang tinggi , mereka
disuruh bersumpah dan mengucapkan demi Allah serta menaruh Al-Quran di atas
kepala tanda berjanji bukan hanya terhadap manusia , bahkan juga dengan Allah
swt, namun nyatanya, setelah mereka sudah di lantik , janji dan sumpah itu
hanyalah tinggal omongan saja , dan juga mereka sangat sengaja mengingkari
janji mereka , dan bahkan ada yang memang bertujuan berjanji hanya untuk
memperdayakan masyarakat saja.
Manusia pada zaman akhir seperti ini
mengucapkan sumpah hanya untuk berbisnis , bukan sebagai tanggung jawab
terhadap Allah , dan mereka sungguh sangat tidak takut kepada Allah , manusia
akan menyesal jika berbohong ,khususnya berbohong kepada Allah . kalimat demi
Allah adalah salah satu bentuk dari martabat kita sebagai umat musllim , jika
kita merendahkan kata seperti itu , dengan kata lain , kita merendahkan
martabat kita sendiri sebagai umat muslim.
Dalam kemelut kesibukan manusia di
zaman sekarang ini , membuat sifat manusia berubah dan tidak perduli dengan nasib
orang lain , asalkan nasibnya sudah baik , cukup , selamat , itu dah cukup ,
kepentingan orang lain tidak perlu diperhatikan , jika pun kita membantunya ,
belum tentu dia membantu kita saat kita sedang kesusahan , begitulah kira-kira
gambaran acuh tak acuh .
Sebelum kita melanggar sumpah
khususnya kita sengaja dalam melakukannya , sebaiknya berfikir lah dahulu
,karen Allah sangat tidak suka. Seperti kata Allah dalam firmannya :
Allah berfirman,
لَا يُؤَاخِذُكُمُ اللَّهُ بِاللَّغْوِ فِي أَيْمَانِكُمْ وَلَكِنْ
يُؤَاخِذُكُمْ بِمَا عَقَّدْتُمُ الْأَيْمَانَ
“Allah tidak menghukum kamu disebabkan sumpah-sumpahmu yang tidak
dimaksud (untuk bersumpah), tetapi Dia menghukum kamu disebabkan sumpah-sumpah
yang kamu sengaja.” (Q.s. Al-Maidah: 89)
Ayat di atas menunjukkan bahwa Allah
sangat tidak suka dan akan menghukum orang yang mempermainkan sumpah. Akan
tetapi jika kita melanggarnya dengan tidak sengaja ataupun lupa maka Allah maha
pengampun , seperti yang tertera dalam hadis Rasulullah :
sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,
إن الله وضع عن أمتي الخطأ والنسيان وما استكرهوا عليه
“Sesungguhnya Allah menghapuskan (kesalahan) dari umatku, (yang
dilakukan) karena tidak sengaja, lupa, atau terpaksa.” (HR. Ibn Majah dan
dishahihkanal-Albani)
Bertaubatlah kepada Allah , sungguh
, dunia hanyalah tempat sementara kita dan akhiratlah tempat abadi kita ,
perbanyak amal perbuatan yang baik , karena itu akan menuntunmu kedalam cahaya
kebenaran menuju ridho dan surga-Nya.
Langganan:
Postingan (Atom)