Jumat, 21 November 2014

Puisi Kita

Menujuk Puncak Kontroversi
Karya:Iqbal Muhammad
Mungkin jarak otak dan hatiku cukup berjauhan.
Mungkin komunikasi otakku kurang terhadap hatiku.
Atau mungkin mereka belum pernah bertemu sama sekali
Sehingga jalan mereka tidak pernah searah dan saling berlawanan..

Otak, kau sangat cerdas dengan banyak mengingat sesuai kemampuan.
Tapi kau tak tahu mana itu hal baik,mana itu hal buruk.
Oh hatiku, kau sangat lembut dan tau mana baik,mana buruk.
Tapi kau tak cukup cerdas untuk melaksanakan hal baik itu..

Bingung..
Yak, mungkin istilah itu yang tepat untukku.
Ku kelilingi dunia mencari cara untuk mempertemukan mereak berdua.
Terkadang kutemukan caranya.
Tak lama cara itu kurang ampuh dan menyebabkan mereka saling membenci..

Tahun demi tahun..
Dosa demi dosa..

Kesamaan lokasi yang tak mengizinkan mereka bersama!
Sungguh ironi di atas ironi.

Hatiku sudah berjalan kea rah cahaya putih.
Otakku yang mengatur tubuh menuju kegelapan.
Sampai kapan…!!?
Sampai kapan…!!!?
Sampai kapan akan terus begini..?


Tubuhku yang terikat menuju puncak kontroversi..////

Tidak ada komentar:

Posting Komentar